Buka konteks proyek
Load SCL dan identifikasi IED, access point, DataSet, RCB, GOOSE control block serta address yang dimaksud.
Gunakan ARSAS untuk membandingkan project SCL dengan service dan model yang ditawarkan setiap IED, memeriksa reporting serta GOOSE, lalu menyiapkan baseline selected-RCB terkontrol untuk integrasi SAS atau gateway.
Masalah interoperability sering berasal dari perbedaan antara configured intent, live server behavior dan expectation SAS atau gateway penerima.
Load SCL dan identifikasi IED, access point, DataSet, RCB, GOOSE control block serta address yang dimaksud.
Connect ke endpoint yang disetujui dan periksa model, service, DataSet, report control dan command descriptor aktual.
Periksa RCB availability, ownership, DataSet membership, report behavior serta operasi yang ditolak atau unsupported.
Verifikasi APPID, VLAN, destination MAC, goCBRef, DataSet reference, sequence counter dan ordered payload.
Pilih RCB yang dimaksud, pertahankan verified DataSet member dan export baseline SCL Edition 1 atau 2 untuk review berikutnya.
Koneksi atau export yang berhasil belum membuktikan conformance penuh, interoperability dengan semua vendor, kebenaran proyek atau acceptance oleh receiving system. Final engineering review tetap diperlukan.
Gunakan installer untuk workstation normal, pilih portable ZIP untuk deployment berbasis folder yang terkontrol, dan verifikasi SHA-256 sebelum digunakan.
Yang baru, batasan dan status signing →